Walikota Rencana Bentuk Tim Pemantau Pengungsi di Makassar

sulsel.hallobanua.com, Makassar - Populasi pencari suaka dan pengungsi di Makassar semakin tinggi bahkan dinilai rawan jika tak dilakukan pengawasan ketat. Olehnya itu, Tim gabungan Pemerintah Kota Makassar rencananya akan menggelar operasi yustisi berupa pemeriksaan identitas kependudukan.

Menurut Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan pengawasan bakal dilakukan jika keberadaan dan kegiatan orang asing yang berstatus pencari suaka dan pengungsi di Makassar bakal memicu potensi kerawanan atas keberadaannya.

"Kita dapat laporannya, katanya ada 1.624 orang pengungsi, kita akan coba melakukan koordinasi dan melakukan operasi yustisi di Makassar. Karena kalau dibiarkan juga sesak akibat banyaknya penduduk," ungkapnya, Minggu (31/10/2021).

Lanjut Danny panggilan akrab Moh Ramdhan Pomanto menjelaskan, akan melakukan pemeriksaan identitas kependudukan untuk menjaring warga pendatang baru yang berencana untuk mencari penghidupan di kota.

"Ini coba kita panggil dulu camat, untuk koordinasi di masing-masing wilayahnya. Nanti disetiap kecamatan cek atau bagaimana pendataan pengungsi atau pendatang, karena camat yang menjadi penanggungjawab operasi itu," bebernya.

Ahli tata ruang itu menyatakan, warga yang belum ke Makassar dan baru berencana untuk menetap di kota hendaknya berfikir dikarenakan. Kata Danny, bahwa Makassar sudah sangat padat dan lapangan kerja juga sudah tidak memadai lagi.

"Nantilah kita cek pendetensian karena kalau pendatang ini dari luar negeri, itukan wewenang Kemenkumham untuk bertindak," tuturnya

Dhita Anggraeni/Sywl
Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya