Truk Dalam Kota Bakal Disangsi Jika Melanggar, Walikota Revisi Perwali

sulsel.hallobanua.com, Makassar-- Maraknya truk dalam kota masuk pada siang hari yang mengganggu aktivitas warga. Pemerintah Kota Makassar mulai perketat jam operasional truk dalam kota dan pemberian sangsi jika melanggar aturan. 

Menurut Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan truk hanya diizinkan masuk kota di malam hari sesuai aturan. Namun belakangan karena kurangnya pengawasan truk kian marak ditemui saat siang hari dan mengancam keselamatan pengendara lainnya.

"Tidakboleh lagi dibiarkan ini dan saya akan mengevaluasi kembali tentang pembatasan truk dalam kota karena setelah pandemi ini kelihatan sekali kemacetan di mana mana karena truk ini. Kalau masih melanggar tetap disangsi sesuai aturan," ungkapnya, Kamis (28/10/2021).

Lanjutt Danny sapaan akrab Moh Ramdhan Pomanto bahwa dirinya akan menerjunkan tim pengawasan truk dalam kota ini dan mengkaji formulasinya agar truk bisa dibatasi. Terutama pembatasan waktu operasi dalam kota.

"Nanti kita akan buatkan timnya yang turun awasi. Saya akan melakukan pembatasan kendaraan berat untuk masuk di kota. Pembatasan waktu," ujarnya.

Termasuk aturan pada peraturan wali kota akan segera dievaluasi. Perwali akam diatur lebih tegas agar bisa menekan volume kemacetan dalam kota. Selain itu, poin penting dalam perwali nantinya akan diatur jam lintasan truk yang akan keluatlr masuk dalam Kota Makassar. 

"Agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalan yang mengakibatkan kemacetan. Truk hanya bisa beroperasi pada malam hari hingga pagi hari. Point penting adalah kenyamanan transportasi. Jadi di jalanan itu tidak mistransportation," tuturnya.

Dhita Anggraeni
Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya