Walikota Tinjau Lokasi Kontainer Program Makassar Recover di Tiga Kelurahan


sulsel.hallobanua.com, Makassar-- Pemerintah Kota Makassar meluncurkan program Makassar Recover (MR) untuk menangani Covid-19 dan menyediakan akses kesehatan seperti suntikkan vaksin. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meninjau tiga lokasi kontainer yang bakal menjadi percontohan program Makassar Recover (MR) di Makassar.

Adapaun lokasi Kontainer akan tersedia di 15 Kecamatan. Namun hingga saat ini baru tiga kelurahan yakni di Kelurahan Bontuduri Kecamatan Tamalate, dan Kelurahan Banta-Banteng Kecamatan Rappocini serta di Pantai Losari.

Menurut Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan kondisi penyebaran covid-19 di Kota Makassar saat ini telah menunjukkan statistik penyebaran yang menurun. Namun masih memberlakukan PPKM level 4 berdasarkan asesmen satgas covid-19, sekalipun kondisi Makassar turun menjadi level 2.

"Posko-posko harus aktif betul jadi, karena saya bikin posko 24 jam nanti. Sekarang kita turun melihat bagaimana bentuk dan pelayanan di komtainer ini untuk warga. Makassar sekarang level asesmennya sudah level 2 tapi kita masih dipertahankan di PPKM 4 cuma kita tidak boleh lengah. Bagaimana caranya tidak lengah? disinilah perannya posko ini," ungkapnya, Senin (20/09/2021).
Selain itu, Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengaku kontainer tidak hanya difungsikan sebagai pusat kesehatan masyarakat di 15 wilayah, sebab kontainer ini masih memiliki berbagai fungsi alternatif dan menjadi multifungsi pada program Makassar Recover.

"Tidak hanya memantau pelayanan tapi fungsinya adalah sebagai kontainer yang multifungsi bukan hanya sebagai program-program Makassar Recover. Tetapi vaksinasi, administrasi, genose juga menyangkut hal-hal lain misalnya dalam fungsi-fungsi posyandu," jelasnya.

Kemudian fungsi yang lainnya, katanya bahwa punya program restorative justice yaitu misalnya ada pertengkaran di masyarakst tidak perlu di pengadilan. Langsung disidang dilokasi tersebut dengan beberapa mekanisme yang diatur oleh perwali.

"Jadi coba kita lihat untungnya. Bisa kontainer tapi bisa dia buat cafe-cafe lagi bisa di belakang dan beberapa fungsi-fungsi lainnya,"katanya.

Tidak hanya itu, dirinua juga akan melihat inovasi-inovasi camat dan lurah untuk mengfungsikan kontainer sebaik mungkin di masa Pandemi Covid-19. "Kita ini mau lihat kinerja camat dan lurah untuk menyampaikan inovasi-inovasinya lewat adanya pelayanan ini. Moment pandemi ini kita jadikan momen konsolidasi termasuk sistem kesehatan,"tuturnya.

Dhita Anggraeni
Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya