Untia Terbengkalai, Pemkot Makassar Ingin Ambil Alih

sulsel.hallobanua.com, Makassar-- Dinilai tidak mengalami perubahan sejak beroperasi bahkan terkesan terbengkalai. Kini, Pemerintah Kota Makassar berencana akan mengelola Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Untia dan akan dibuatkan Memorandum of Understanding (MoU). 

Menurut Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan kondisi yang terjadi di pelabuhan UPT Untia saat ini yang membuat pemerintah Kota Makassar segera melakukan MoU untuk pengambil alihan TPI Untia ke Pemkot Makassar. Pasalnya, hingga saat ini operasional pelabuhan tersebut tidak berjalan dan terbengkalai.

"Kasian kalau jika kondisi di Untia sana itu begitu terus. Makanya kita akan lakukan itu agar TPI Untia bisa dikelola oleh pihak swasta. Pengelolaannyapun akan kita buatkan Memorandum of Understanding (MoU)," ungkapnya, Selasa (14/09/2021).

Terlebih lagi kondisi Untia berbeda dengan kondisi yang ada di Pelabuhan Paottere, nelayana lebih memilih akses di pelabuhan tersebut dari pada di pelabuhan Untia. Olehnya itu, fokus Danny juga menitik beratkan pada fasilitas air bersih di TPI tersebut. 

"Kita akan lebih memprioritaskan ketersediaan air bersih di wilayah Untia. Karena nelayan tidak ada yang mau kesana karena salah satu faktornya itu tadi air bersih," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pelabuhan Perikanan Untia, Iswadi Rachman membeberkan kondisi TPI Untia sudah semestinya diambil alih oleh pemerintah setempat, sebab sudah banyak investor yang ingin mengambil alih TPI Untia.

"Baiknya memang untuk TPI Untia, Pemkot yang mengelolanya. Karena hingga saat ini sudah banyak investor yang masuk ke wilayah itu," katanya.

Iswadi mengaku ketersediaan air bersih di TPI Untia menjadi keluhan para nelayan. Pihaknya membutuhkan 150 ribu liter air bersih perhari untuk kebutuhan kapal nelayan. Diakui Iswadi, untuk memenuhi kebutuhan air bersih itu, pihaknya membeli air bersih dari luar. 

"Karena sekarang sudah ada 21 investor dan sebagiannya sudah beroperasi. Maka bisa lebih dari 150 ribu liter yang kami butuhkan. Harus memang dipasang instalasi disana. Selama ini kami membeli air dari luar," tuturnya. 

Dhita Anggraeni/Syawal
Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya