Soal Mendidik Anak, DPRD Makassar: Ini Tanggungjawab Oranngtua, Bukan Sekolah

sulsel.hallobanua.com, Makassar - Jelang penerimaan siswa baru di Makassar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar sosialisasikan Peraturan Perundang-undangan Angkatan 9 Tahun Anggaran 2021 terkait Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Kota Makassar.

Menurut Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Astiah mengatakan bentuk penyelenggaraan pendidikan di Kota Makassar masih monoton menjadi beban pihak sekolah. Padahal, sesuai Peraturan Perundang-undangan Angkatan 9 Tahun Anggaran 2021 terkait Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, juga menjadi tanggungjawab orangtua siswa.

"Sesuai aturan yang ada mendidik anak sebenarnya menjadi tanggungjawab orangtua, bukan dibebankan sepenuhnya kepada sekolah. Namun, hal ini belum tersosialisasikan dengan baik, segala sesuatu produk hukum masyarakat wajib tahu," ungkapnya, Kamis (01/07/2021)

Lanjut Legislator Fraksi PKS Makassar ini bahwa aturan mengenai penyelenggaraan pendidikan di Kota Makassar,  penting diketahui seluruh masyarakat karena masih sering ada masyarakat yang bingung terkait aturan  tersebut.

"Apalagi saat ini kita dihadapkan pada pandemi, orangtua merasa sulit untuk melakukan pendampingan, padahal dimasa-masa saat ini sangat perlu peran orangtua dalam mendidik anak, selagi sekolah masih menerapkan belajar daring," jelasnya.

Begitupun yang dikatakan Anggota Komisi B DPRD Makassar itu, Andi Amalia Malik menjabarkan aturan dalam Perda Penyelenggaraan Pendidikan di Kota Makassar perlunya tanggungjawab orangtua mendidik anaknya diluar sekolah.

"Ini menjadi tanggungjawab kita dalam penyelenggataan pendidikan. Soal pendidikan di rumah tangga, orangtua berkewajiban meningkatkan potensi akhlak anak-anak kita, bukan hanya dibebankan ke sekolah," tuturnya. 

Dhita Anggraeni/Syawal

Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya