Realisasi Baru 19%, Dewan Target September Lewat RPJMD

sulsel.hallobanua.com, Makassar - Begitu banyak proyek di Kota Makassar yang diprediksi tidak bisa rampung hingga akhir tahun 2021. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar sebut pemerintah tersandung pada persoalan keuangan.

Menurut Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara mengatakan tidak ada perubahan yang terjadi diseluruh dinas lingkup pemerintah Kota Makassar. Sebab realisasi tender proyek masih sangat minim baru mencapai 19,6 persen dari total 535 paket yang akan dilelang 2021.

"Kita sudah masuk triwulan kedua dan serapan anggaran di masing-masing SKPD masih kecil. Dinas PU saja baru 19 persen, seharusnya di triwulan kedua ini sudah diatas 50 persen. Hingga akhir tahun kayaknya agak susah karena tidak ada anggaran," ungkapnya di Ruang Komisi C DPRD Makassar, Selasa (27/07/2021).

Lanjut Legislator Fraksi Demokrat Makassar ini akan mendorong realisasi bisa dirampungkan hingga September mendatang untuk menyusun Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Sebenarnya kita bisa capai 50 persen ini realisasi hingga triwulan ketiga nanti, karena semua SKPD itu sebenarnya sudah masukkan ke Sirup, sisa mereka mendorong nanti, semoga saja sudah bisa di September nanti," bebernya.

Sedangkan Sekertaris Komisi C DPRD Makassar, Muchlis Misbah mengaku untuk proyek krusial dapat dilakukan segera mungkin dengan menempuh tender bersyarat yang pengerjaannya bisa menyeberang pada tahun 2022.

"Kalau sesuai aturan mudah-mudahan ada beberapa paket itu tender bersyarat jadi bisa menyeberang tahun, seperti kemarin di anggaran pembangunan Tanjung Bunga," ujarnya.

Padahal penganggaran sudah memasuki triwulan ketiga. Hingga kini proyek yang selesai adala proyek yang menggunakan dana hibah seperti pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Makassar, rehab Kantor Denpom dan pembangunan Rumah Jabatan Kapolres.

Dhita Anggraeni/Syawal

Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya