Gaji Minim, Relawan Detektor Makassar Rawan Terpapar

sulsel.hallobanua.com, Makassar - Dibayang-bayangi virus Covid-19 yang bisa saja menyerang Satgas Detektor Makassar Recover yang dibentuk Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Ternyata Relawan Detektor hanya diberi intensif Rp 300 ribu/bulan.

Menurut Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan untuk mengatasi penyebaran virus Covid-19 di Kota Makassar, maka pemerintah mengeluarkan anggaran untuk membyar honor relawan dan tenaga kesehatan (Nakes) Tim Detektor yang totalnya mencapai Rp6,75 milyar per bulan.

"Ini adalah panduan bertugas bagi satgas Detektor Makassar Recover yang telah disampaikan kepada seluruh tim. Terkait pengeluaran kita sudah ada anggarannya, dan honornya per bulan akan langsung dikirim ke rekening masing-masing. Mulai dari kebutuhan terkait standarisasi kesehatan tim detektor akan diberikan semua," ungkapnya, Senin (12/7/2021).

Berdasarkan data yang dihimpun jumlah Relawan Detektor sebanyak 15 ribu dengan honor masing-masing sebesar Rp300 ribu per relawan. Sedangkan Tenaga Kesehatan (Nakes) ada 5.000 orang dengan honor sebesar Rp750 ribu.

"Setiap hari kami lakukan evalusi semoga pelaksanaan kedepan semakin baik, per kelompok Tim Detektor ditargetkan mendatangi 20 rumah warga setiap harinya, untuk memeriksa dan mendata kesehatan warga setiap bulan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, dr Andi Hadijah Iriani saat ditanya terkait anggaran yang dikeluarkan pemerintah Kota untuk Tim Detektor Makassar Recover. Ia mengatakan, tak tahu menahu.

"Tidak tahu, langsung masuk ke rekeningnya. Tidak ada lewat kami dibayar per bulan," ucapnya.

Dhita Anggraeni

Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya