DPRD Makassar Sesalkan Aset Diselewengkan, Pemkot Makassar Biarkan


sulsel.hallobanua.com, Makassar - Masih banyak mantan pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar  hingga sekarang masih menguasai kendaraan dinas. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar memberikan waktu 3 bulan hingga bulan Agustus 2021 ke Pemkot Makassar untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Menurut Anggota DPRD Makassar, Muh Yahya mengatakan walaupun persoalan ini sudah ditemukan sejak awal tahun lalu, Pemkot belum juga mampu menginventalisir aset. Terlebih lagi, pengelolaan dan pencatatan aset milik Pemerintah Kota Makassar masih jauh dari kata baik.

"Ini sudah awal tahun diminta dikembalikan tapi tidak ada tindaklanjut pemkot Makassar. Sampai sekarang masih berada di tangan orang yang tidak berhak sesuai ketentuan perundang-undangan," ungkapnya, Minggu (04/07/2021).

Legislator Fraksi Nasdem Makassar ini memberikan jangka waktu selama dua bulan ke depan agar Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menarik randis tersebut dari tangan orang yang tidak berhak menggunakannya.

"Jelas ini sudah menyalahi aturan dan ini masalah serius, karena berusuan dengan aset. Semua harus ada pertaggungjawabnnya, kalau diabaikan ini berarti tindakan penyelewengan penggunaan fasilitas negara," katanya.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar mencatat ada kurang lebih 338 unit randis baik roda dua maupun roda empat yang masih dikuasai pihak ketiga. "Iya sementara kita surati untuk dikembalikan," ucapnya.

Dia menyebutkan secara keseluruhan ada lebih dari 6.000 randis yang tersebar di 51 OPD. Baik kendaraan operasional yang digunakan pejabat ataupun kendaraan lain berupa truk dan bus. 

Dhita Anggraeni/Syawal
Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya