Dewan Dorong Masyarakat Berpartisipasi Tingkatkan PAD Makassar


sulsel.hallobanua.com, Makassar - Sektor pajak di Kota Makassar kini masih menjadi perhatian penuh, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar. Pasalnya, sejak Covid-19 di tahun 2020 hingga 2021 beberapa sektor pajak mengalami penurunan di Kota Makassar.

Menurut Anggota DPRD Makassar, Mesakh Raymond Rantepadang mengatakan hal tersebut harus didorong dengan partisipasi masyarakat untuk pembayaran retribusi pajak yang berkelanjutan. Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar No. 2 Tahun 2018 Tentang Pajak Daerah.

"Karena Covid-19 kemarin kan banyak tutup, mulai dari hotel sampai restoran sehingga sektor pajak kita menurun. Salah satu cara membangkitkan kembali PAD kita dengan mendorong masyarakat sadar pajak,"ungkapnya, Sabtu (03/07/2021).

Lanjut Legislator Kota Makassar ini bahwa, kehadiran Covid-19 yang tidak diduga-duga ini membuat seluruh sektor terkena dampaknya. Salah satunya dan yang paling penting adalah perekenomian. Akibatnya, pemasukan pajak untuk pemerintah kota juga mengalami penurunan.

"Sekarang ini kita memang dari semua sektor, ekonomi daerah kita menurun. Disitulah kita berpartisiapasi, karena masuk restoran, tempat makan adalah salah satu partisipasi kita sebagai masyarakat,"katanya.

Terlebih lagi, masyarakat berperan dari sektor pajak pungutan pajak bumi dan bangunan. "PPHTB dan PBB juga itu salah satu pemdapatan penting bagi daerah, masyarakat sangst banyak berpartisipasi di bagian ini," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha Pajak Bumi dan Bangunan Bapenda Kota Makassar, Indirwan Dermayasair mengaku pajak terdiri dari 11 jenis, yakni pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, air bawah tanah, mineral bukan logam dan batuan, parkir, sarang burung walet, pajak bumi dan bangunan (PBB) dan bea perolehan hal atas tanah dan bangunan.

"Di Kota Makassar ini punya 11 jenis pajak. Kalau ditotal pendapatan Makassar berdasarkan pajak, tahun 2019 itu mencapai Rp1,2 triliun. 2020 sampai sekarang di bawaah itu, makanya kita mau tingkatka kembali," ujarnya. 

Dhita Anggraeni/Syawal
Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya