Diduga Langgar Andalalin, Komisi C DPRD Makassar Panggil Toko D'fashion Textile & Tailor

sulsel.hallobanua.com, Makassar - Diduga tidak mengantongi izin analisis dampak lalu lintas (Andalalin). Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar berencana memanggil Toko D'fashion Textile & Tailor karena membuka usaha tidak sesuai dengan regulasi.

Menurut Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusli mengatakan akan segera melakukan pemanggilan kepada pengusaha terkait, untuk mempertanyakan perizinan yang disingalir telah melanggar.

"Seharusnya pihak d'fashion segera mengurus segala perizinan yang telah ditetapkan. Kalau mau menjual  disitu pasti ada analisis dampak lingkungannya," ungkapnya di gedung DPRD Makassar, Kamis (24/6).

Lanjut Legislator Fraksi PPP Makassar ini bahwa jika ditemukan ada pelanggaran maka akan dibuatkan rekomendasi ke pemerintah kota untuk diberikan sangsi. "Jika tidak punya (andalalin) otomatis menganggu pengguna jalan, enak bagi kamu tapi disisi lain penggunaa jalan terganggu," tegasnya.

Begitupun yang dikatakan Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Suharmika mengaku telah menjadwalkan pemanggilan kepada pengusaha yang bersangkutan. Sebab laporan yang diterima, rekomendasi andalalin sendiri merupakan syarat utama dalam penerbitan izin lainnya. Semisal IMB dan Surat Izin Tanda Usaha dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SITU-SIUP).

"Kita sudah sepakat untuk dalam waktu dekat ini menjadwalkan rapat untuk mempertanyakan beberapa hal termasuk mengenai izin andalalin," ujarnya.

Legislator Golkar itu menegaskan bahwa pelaku usaha tidak dapat mengambil keuntungan semata dari masyarakat namun tak mengindahkan regulasi yang berlaku.

Dhita Anggraeni/May

Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya