Pemkot Makassar Bolehkan Masyarakat Salat Idulfitri

Danny Pomanto bersama jajaran Forum komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda ) Makassar saat menggelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan Shalat Idul Fitri 1442 H, di i ruang Sipakatau lantai 2 kantor  Balaikota Makassar, Kamis (6/5/2021)

sulsel.hallobanua.com, Makasssar, - Pemerintah kota (Pemkot) Makassar memberikan izin kepada masyarakat untuk tetap menlaksanakan ibadah salat idulfitri, nanti. 

Hal itu diungkapkan Wali kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, saat rapat koordinasi bersama Forkopimda di Ruang Sipakatau Kantor Balaikota Makassar, Kamis (6/5/2021).

"(Salat Id) dikonsentrasikan di masjid, kemudian dengan backup ruang-ruang terbuka di sekitar masjid. Baik itu jalanan maupun lapangan terbuka,” sebut Danny.

Semantara, kebijakan terkait salat Id, di lapangan terbuka di setiap perumahan, bakal dikordinasikan ke Pemerintah di sektor bawah, yakni, Rukun Warga (RW) juga Rukun Tetangga (RT).

"Kita serahkan ke masing-masing RW untuk memilih sesuai kondisinya masing-masing,” kata orang dengan jargon anak lorong.

"Kami menetapkan tiga alternatif dari penguraian ini. Pertama, memilih ruang terbuka di RW-nya masing-masing, apakah lapangan, maupun jalanan. Kedua, adalah membuka ruang terbuka, dan juga membuka masjid setempat. Ini untuk RW yang penduduknya besar sekali," tambahnya.

Beda halnya dengan lapangan Karebosi, Orang nomor satu di kota Makassar itu mengaku tak akan memberi izin untuk masyarakat yang ingin salat Id di situ. 

Sebab, kata Danny Pomanto, dirinya khwatir bakal terjadi kerumunan dengan skala besar, padahal Pemerintah tengah berupaya untuk menekan laju penyebaran virus corona. 

“Untuk Masjid Raya dan Al-Markaz kami serahkan ke pengelolanya masing-masing. Kalau mau buka silakan, kalau mau ikut sistem ini silakan,” pungkas Danny.

Efrat

Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya