Setelah RT dan RW, Kini Lurah Juga Bakal Dinonaktifkan

Wali Kota Makasaar, Mohammad Ramdhan Pomanto

sulsel.hallobanua.com, Makassar - Setelah para Ketua Rukun Tetangga (RT), dan Rukun Warga (RW), bakal dinonaktifkan, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto juga akan menonktifkan sebagian ketua Lurah di Kelurahan yang ada di kota Makassar. 

Namun, berbeda dengan para Ketua RT dan RW, yang hampir seluruhnya bakal dinonaktifkan, Danny mengatakan untuk ketua Lurah yang akan dinonaktifkan, itu hanya 60 persen lebih saja.

"Tidak semuanya, ada juga lurah yang baik, khusus yang dicurigai tunggu tanggal mainnya. Pasti lewat 60 persen," kata Danny Pomanto, Rabu (7/4/21). 

Kota Makassar diketahui memiliki 15 Kecamatan, dan 153 Kelurahan, ini mengartikan, ada sekitar 50 atau 60 an lebih ketua Lurah yang tidak lagi menjabat di wilayahnya. 

Danny mengatakan, beberapa ketua Lurah di kota Makassar, tidak bekerja maksimal dalam menjalankan program Pemerintahan Kota (Pemkot) Makassar. Bahkan Danny menemukan ada yang 'coba-coba main proyek' dalam program unggulan Pemkot Makassar, yakni Makassar Recover. 

"Minggu depan lurah akan saya rombak. Karena banyak lurah lurah yang mencoba mensabotase makassar recover," kata nya. 

"Apa contohnya? Mereka tidak mau merecofusing anggarannya, padahal ini perintah negara," sambungnya.

Danny mengatakan, seharusnya para Lurah memusatkan atau memfokuskan kembali anggaran dananya terhadap program Makassar Recover. Sebab, Makassar recover merupakan program kerja untuk penanganan pandemi covid-19. 

"Harus merefocusing anggarannya, untuk penanaganan pandemi. Mereka malah mau bikin-bikin proyek," kata Danny. 
Sebagaimana diketahui, dalam dua terakhir ini, Danny Pomanto telah melayangkan pernyataan akan menonaktifkan seluruh ketua RT dan RW di Kota Makassar. 

Penonaktifan terhadap pimpinan sektor bawah Wali Kota itu, karena Danny Pomanto telah mengetahui para ketua RT dan RW telah termakan hasutan oleh para Ketua Lurah di daerahnya. 

Para ketua Lurah, kata Danny, menghasut para ketua RT dan RW untuk tidak ikut berpartisipasi tehadap program Makassar Recover. 

"Satu setengah bulan sudah cukup saya mengimbau mari kita sukseskan makassar recover. Tidak ada lagi 1234, semua kita sama-sama. Kenyataannya sekarang, banyak lurah dan hampir seluruh lurah, tidak mau mensukseskan Makassar Recover," jelas Danny Pomanto. 

Efrat/ Yayan
Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya