Nekat Gelar Nikahan, Wali Kota Makassar Akan Beri Sanksi

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, di kediamannya, di Jalan Amirullah, Kelurahan Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang

sulsel.hallobanua.com, Makassar - Wali Kota Makassar, Mohhammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, mengaku tak segan-segan memberi sanksi jika mendapati ada acara nikahan tanpa mematuhi protokol kesehatan.  

Sanksi akan diberikan kepada pihak penyelenggara atau pelaku Event Organizer (EO) dan Pemilik Hotel. 

DP--sapaan akrab Danny Pomanto--mengatakan, dirinya saat ini tengah memerhatikan, banyak acara nikahan yang tidak mematuhi protokol kesehatan. 

"Saya kemarin sama pak Kapolda. Pak Kapolda sudah concern melihat fenomena kumpul-kumpul yang ada di orang kawin. Meledak-ledak sekarang ini barang," kata dia, Selasa (6/4/2021). 

Disebutkan orang nomor satu di kota Makassar itu, fenomena kumpul-kumpul di acara nikahan sangat tidak mengindahkan program Pemkot Makassar yang saat ini berupaya memulihkan kota Makassar akibat dari pandemi covid-19. 

"Jadi itu saya warning baik-baik ini. Saya harap pemilik gedung dalam hal ini hotel, restoran, dan gedung pertemuan. Yang dapat sanksi sekali lagi pemilik gedung dan EO. Saya akan cabut izinnya itu kalau dia melanggar protokol," tuturnya. 

Meski demikian, wali kota dengan jargon anak lorong itu kembali menegaskan, bahwa yang akan diberikan sanksi ialah pelaku EO dan Pemilik Hotel atau Gedung. Sanksi tak berlaku kepada pasangan yang ingin menikah. 

"Makassar recover besok kita mulai (lagi), berarti yang tanggung jawab pemilik gedung dan EO. Jadi kalau ada apa-apa, yang dapat sanksi bukan yang orang kawin, tapi pemilik gedung dan EO," sambungnya. 

Efrat/ Yayan

Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya