Minim RTH, DP Rencana Ingin Tingkatkan RTH Kota Makassar

Ilustrasi RTH di Unhas Makassar

sulsel.hallobanua.com, Makassar - Wali kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto berencana meningkatkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kota Makassar. 

"Ruang publik ditingkatkan, makanya saya (berencana) menghijaukan sepanjang jalan. Supaya lebih aman dan lebih bagus, dulu RTH kita itu 9,72 persen,” kata Danny, selasa (20/4/2021).

Sebagaimana data dari Wahana Lingkungan Hidup indonesia (WALHI) Sulsel, pada bulan lalu, RTH kota Makassar hanya mencapai 7,9 persen saja dari luas daratan kurang lebih 175,77 Km2.

RTH di kota Makassar hanya ada di kawasan Taman Macan, Kampus Unhas, Kantor Gubernur Sulsel, dan Waduk Hertasning. Dan untuk area pesisir, hanya ada mangrove di Lantebung, Kecamatan Biringkanayya.

Padahal, untuk sebuah kota, harus mencapai RTH minimal 30 persen. Aturan ini tertuang dalam pasal 29 ayat 2, Undang-undang nomor 26 tahun 2007, tentang Penataan Ruang. Di situ, disebutkan proporsi ruang terbuka hijau pada wilayah kota paling sedikit 30 persen dari luas wilayah kota.

Aturan tersebut dibuat guna menjamin keseimbangan ekosistem dalam kota. Baik keseimbangan sistem hidrologi, sistem mikroklimat, maupun sistem ekologis lain. Juga untuk meningkatkan ketersediaan udara bersih yang diperlukan masyarakat, serta sekaligus dapat meningkatkan nilai estetika kota.

Oleh karena itu, orang dengan jargon anak lorong itu menyebut, akan membuat RTH privite sebesar 20 persen untuk kota Makassar. 

Sebelumnya, Danny Pomanto juga berencana untuk membuat RTH pada proyek pembangunan Stadion Mattoangin. Namun, masih perlu dikomunikasikan ke Pemprov Sulsel--pemilik aset Mattoangin. 

Di lokasi tersebut, Danny berencana membuat lapangan sepak bola mini yang bisa digunakan anak-anak, dan diberi nama, RTH Ramang--legenda sepak bola Makassar. 

“Jadi, begini buat RTH yang isinya 10 lapangan sepak bola mini yang bisa dipake anak-anak kita main sepakbola. Kan sama-sama sepakbola. Karena hijau kita bikin legenda-legenda sepakbola kita bikin patungnya. Jadi, kita bisa bikin RTH Ramang. Khusus untuk sepak bola. Selesai persoalan,” sebutnya beberapa waktu 

Efrat/ Yayan
Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya