Isu RT dan RW Mau Demo, Danny Justru Persilahkan

sulsel.hallobanua.com, Makassar - Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menanggapi isu terkait banyak ketua RT dan RW yang akan melangsungkan demo, lantaran tak terima dinonaktifkan. 

Wali kota dengan jargon anak lorong itu mengatakan, dirinya justru akan memfasilitasi para demonstran, jika benar ingin melakukan aksi demonstrasi atas kebijakannya yang ingin menonaktifkan para ketua RT dan RW. 

"Silahkan. Tidak apa kalau mau demo, saya akan fasilitasi," kata Danny saat ditemui awak media, di Tribun Karebosi, pada Rabu (7/4/21). 

Kabar terkait bakal banyak yang menolak kebijakannya itu, kata Danny, sudah sampai di telinganya. 

Wali kota yang baru saja menjabat sebagai Wali kota selama sebulan lebih itu mengatakan, mereka yang ikut demo adalah bagian yang tidak mendukung program kerja Pemerintahan Kota (Pemkot) Makassar.

"Sudah sampai disaya, silahkan, karena memang mereka tidak mau mengikuti kita, jadi wajar mereka demo," sebut Danny. 

Sebelumnya, Anak lorong--sapaan akrab Danny Pomanto--itu telah mengatakan, akan menonaktifkan seluruh ketua RT dan RW di berbagai daerah di kota Makassar. 

Hal ini dilakukan, lantaran sebut orang nomor satu di kota Makassar itu, karena banyak ketua RT dan RW tehasut oleh para Ketua Lurah dan Camat di masing-masing wilayahnya. 

Para Camat dan Lurah yang menghasut para ketua RT dan RW untuk tidak mengikuti program Makassar Recover, karena, kata Danny, mereka berbeda pilihan politik saat Pilwalkot beberapa waktu lalu. 

"Lurah ini menghasut RT dan RW untuk menggagalkan ini (Makassar Recover). Jadi saya tidak akan pernah tinggal diam. Maka, lebih baik kita reset," kata Danny. 

Danny mengatakan, para ketua RT dan RW bakal digantikan dengan Pelaksana Tugas (Plt) RT dan RW. Namun terkait upah kerja Plt  RT dan RW, Danny hanya mengatakan "perlu bersabar." 

Sebab, anggaran untuk upah kerja Plt RT dan RW, itu tidak dianggarkan oleh pimpinan Pemkot Makassar sebelumnya, dalam hal ini, Penanggung Jawab (PJ) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

"Kebetulan tidak dianggarkan sama pj kemarin kan jadi sabar-sabar maki. Tidak bisa dituntut saya karena penganggaran dari awal," kata Danny. 

Efrat Syafaat/ Yayan

Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya