Dua Oknum ASN Pemkot Makassar Kedapatan Pungli

Ketua Satpol PP Makasssar, Iman Hud

sulsel.hallobanua.com, Makassar - Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintahan Kota (Pemkot) Makassar kedapatan melakukan praktik pungutan liar alias pungli. 

Penyidik Internal Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli, Iman Hud, mengatakan kedua ASN itu dari staf Dinas Pariwisata Kota Makassar, dan Dinas Penanaman Modal (DPM) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). 

Iman Hud mengatakan, kasus terkait dua ASN Pemkot Makassar yang melakukan pungli, pertama kali diketahui melalui salah seorang pengusaha di kota Makassar. 

"Dia itu pengusaha, memiliki 3 rumah makan. Satu usaha dimintai satu juta, jadi Rp 3 juta," ujar Iman Hud, belum lama ini. 

Pria yang juga menjabat sebagai Kasatpol PP Makassar, itu juga mengatakan uang Rp.3 juta itu diminta oleh kedua oknum ASN Pemkot tersebut, untuk pengurusan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). 

Padahal, sambung Iman, dalam perizinan TDUP, tak satupun dijelaskan pelaku usaha harus membayar. Apalagi dengan tarif yang seperti itu. 

"Ini saya pikir hoaks, jadi saya arahkan melapor secara resmi, kami terima jadi kita panggil oknum itu," tandasnya. 

"TDUP itu memang gratis untuk layanan perizinan, rupanya dia keberatan," sambungnya kemudian. 

Iman menambahkan, pemeriksaan terhadap pelaku perlu dilakukan untuk mengungkap apakah ada keterlibatan pegawai lainnya. 

"Ini penting, karena mungkin sudah banyak yang jadi korban," tutupnya. 

Efrat/ Yayan
Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya