Siap-siap! Harga Gas Elpiji Naik Bulan April


sulsel.hallobanua.com, Makassar - Gas Elpiji 3 kilogram (Kg) bakal naik, pada April mendatang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel telah menetapkan hal tersebut, melalui Harga Eceren Tertinggi (HET), Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 11 Tahun 2021. 

Sebagaimana diketahui, harga yang telah ditetapkan untuk gas elpiji di Sulsel, sebelumnya, yaitu Rp 15.500. Dan kini naik menjadi Rp 18.500. 

Asisten II Provinsi Sulsel, Muhammad Firda  mengatakan, kenaikan harga gas elpiji dialami provinisi Sulsel, karena terjadi inflasi. 

"Harga tabung Elpiji 3 kg karena setiap tahun memang terjadi, karena operasional juga naik. Selain itu UMP (upah minimum provinsi) juga naik, serta terjadi inflasi, sehingga kenaikan harga memang harus terjadi," jelasnya, Jumat (26/3/21). 

Kenaikan harga gas elpiji di Sulsel, merupakan hal yang sangat langka. Terakhir kali, terjadi kenaikan harga gas elpiji itu pada tahun 2015, sebut Muhammad Firda. 

"Sudah 6 tahun baru naik. Sudah lama diusulkan, baru kita lakukan, karena kita menjaga jangan sampai berdampak ke sektor lain," sebutnya. 

Sementara itu, Andi Irawan Bintang, selaku Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel, mengatakan, kenaikan harga gas elpiji yang dialami Sulsel, berbeda dengan provinsi lain. 

Dia menuturkan, kenaikan di beberapa provinsi lain, justru lebih tinggi dibanding Sulsel, yang hanya naik Rp 300. 

Seperti Sulawesi Tengah, kata dia, itu mencapai Rp 18.000 hingga Rp 29.000 per tabung. Dan di Sulawesi Tenggara, itu yang mulanya seharga Rp 17.900, naik mencapai Rp 22.400. 

"Terendah itu ada di Sulsel dibandingkan dengan daerah tetangga kita," pungkasnya. 

Diketahui, tahun ini, kuota gas elpiji 3 kg yang diterima Sulsel dari PT Pertamina (Persero), itu sebanyak 275.880 metrikton. Padahal, tahun lalu, gas elpiji yang diterima Sulsel, hanya 261.598 metrikton. 

Efrat/ Yayan
Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya