Polres Gowa Ringkus Tiga Pengedar Sabu


sulsel.hallobanua.com, Makassar -  Jajaran Satresnarkoba Polres Gowa Sulawesi Selatan, berhasil mengamankan tiga orang diduga kuat sebagai pengedar narkoba golongan satu jenis sabu. 

Para pelaku diringkus oleh petugas Polres Gowa di tempat  dan waktu berbeda. 

Ketiga pelaku tersebut yakni Herman (27) Muhammad Rafi (36), dan Nurdin (39),  Ketiganya warga Kota Parepare. 

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M. Tambunan, mengatakan bahwa penangkapan ketiga pengedar narkoba berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya transaksi narkoba di Kabupaten Gowa, khususnya di Kecamatan Somba Opu. 

Setelah menerima informasi tersebut, tim Satresnarkoba Polres Gowa langsung bergeral cepat melakukan penyelidikan. 

Alhasil, satu pelaku diamankan di Jalan Tun Abdul Razak, Kecamatan Somba Opu, pada Kamis 4 Maret 2021 tadi. 

"Dari hasil penangkapan itu, satu saset sabu ditemukan petugas di sepatu milik pelaku," katanya, Senin, (8/3/21). 

Pelaku yang ditangkap langsung digiring ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan. 

Dari hasil pemeriksaan, pelaku yang sehari-harinya sebagai buruh itu mengaku bahwa dalam menjalankan aksinya, dia tidak sendiri. 

"Sehari kemudian, Rafi ditangkap di rumah Nurdin," jelasnya. 

Hanya saja, pada saat penangkapan terhadap Rafi, Nurdin yang diduga sebagai bandar narkoba tersebut berhasil melarikan diri. 

Namun, di lokasi itu petugas berhasil menyita satu buah kotak rokok warna merah yang  berisikan 1 buah sendok pipet dan 11 sachet sabu. 

"Besoknya Nurdin ditangkap di lokasi yang sama," jelasnya. 

Tambunan mengatakan, ketiga pelaku mendapatkan barang haram tersebut dari salah satu bandar yang ada di Kota Parepare. 

Mereka membeli dengan jumlah yang cukup besar yakni seharga Rp20 juta,  kemudian menjual barang haram itu dengan paket kecil. 

"Mereka dapat itu dari Parepare, dan dijual di sini per gram Rp300 ribu," ungkapnya. 

Ketiga pelaku  saat ini berada di Mapolres Gowa untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. 

Akibat perbuatannya ketiganya diancam dengan pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Narkotika nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun, seumur hidup dan hukuman mati. Syawal/Yayan
Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya