Polisi Sampaikan Kondisi Korban Akibat Pengeboman di Gereja Katedral Makassar

sulsel.hallobanua.com, Makassar--Pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri), telah melakukan pengecekan terhadap kondisi para korban akibat pengeboman di Gereja Katedral Makassar, pada Minggu (28/3/21) kemarin. 

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit, mengatakan saat ini, para korban yang junlahnya 20 orang, dirawat di rumah sakit (RS) berbeda-beda. 

"Yang luka ini, ada 13 orang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, dan 4 orang di Rumah Sakit Siloam," kata Kapolri, Senin (29/3/21). 

Sedangkan, 4 orang sisanya, kata Mantan Kepala Badan Reserse  Kriminal Polri itu sudah menjalani rawat jalan, alias sudah tak di RS lagi. 

Jenderal yang mulai menjabat sejak pertengahan Januari itu menuturkan, saat ini, ada dua orang yang tengah dirawat di dalam ruangan intensive  Care Unit (ICU). Walau demikian, kondisi keduanya sudah membaik. 

"Semua biayanya ditanggung Negara," tukasnya. 

Untuk Kosmos (51), seorang yang menghadang dua pelaku saat hendak masuk ke alam  gereja, sekaligus menjadi korban dalam peristiwa itu, kata Jenderal Listyo, keadaanya sudah mulai membaik. 

"Sudah dipindahkan ke ruang perwawatan biasa," sebutnya. 

Pada kesempatannya, Jenderal yang lahir di kota Ambon itu pun mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpapar doktrin-doktrin terorisme. 

Sebab, tindakan-tindakan terorisme, dia bilang, adalah tindakan yanh dilarang oleh negara, juga akan menimbulkan korban jiwa. 

"Hari ini ada kepala BNPT dan kami juga sudah berkoordinasi dengan kementerian agama, ormas agama dan kepemudaan untuk menekankan agar doktrin terkait terorisme tidak berkembang," pungkasnya. 

Efrat/ Yayan

Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya