PLT Gubernur Sudirman: Sulsel dan Sultra Bersaudara Mari Cegah Radikalisasi

Andi Sudirman Sulaiman saat memberi sambutan di Masjid Al Alam, kota Kendari

sulsel.hallobanua.com, Makassar- Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirmann Sulaiman, mengajak masyarakat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk mencegah paham-paham radikal yang mengancam keselamatan umat beragama. 

"Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara adalah Saudara, punya satu kesatuan dalam membangun wilayah di Sulawesi," kata dia.  

"Mari kita bersama-sama melakukan  pencegahan pemahaman radikalisme yang mengatasnamakan Jihad," sambungnya. 

Adik dari mantan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengatakan hal tersebut, berkesempatan mengunjungi Sulawesi Tenggara, pada Minggu (18/4/2021) kemarin. 

Pada Ramadhan 1442 Hijriyah malam ke tujuh, Andi Sudirman berkesemapatan melangsungkan ibadah di sana--di Masjid Al Alam, Kendari, Sulawesi Tenggara. 

Di hadapan para jamaah Masjid Al Alam, Andi Sudirman menceritakan kejadian yang menimpa Sulsel, khususnya kota Makassar akibat paham radikal. 

Menurutnya, sikap yang dimiliki si pelaku pengeboan di Makassar, tepatnya, di Gereja Katedral itu bukan mencerminkan tindakan dari agama manapun, termasuk agama Islam.

"Kejadian itu bukan mencerminkan daripada agama tertentu, termasuk agama Islam terlepas diri dari kejadian itu. Islam itu kita selalu harapkan kedamaian," jelasnya.

Andi Sudirman mengatakan, untuk mengatahui keburukan dan kebaikan, masyarakat harus benar-benar memahami agamanya dan kitab-kitabnya. Begitu juga dalam agama yang diimani Andi Sudirman. 

"Pemahaman ilmu agama yang benar sesuai aqidah, Quran, dan sunnah dan itu sebagai tameng untuk kita membedakan yang haq dan bathil," tandasnya. 

Diketahui, kedatangan Andi Sudirman di kota dengan julukan kota Lulo itu, untuk mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional Sulawesi. 

Efrat/ Yayan

Baca Juga
Hallosulsel

Follow Instagram Kami Juga Ya